Senin, 17 Maret 2014
“PRAKTIKUM
INSTALASI DAN JARINGAN KOMPUTER”
‘Instalasi Kabel UTP (
Straight-Throungt & Cross-Over)’
Oleh:
Rendy Harisca
1202186/2012
Grup 2F3.4
Pendidikan Teknik Informatika & Komputer
Teknik Elektronika
Fakultas Teknik
Universitas Negeri Padang
2014
A.
Tujuan
Setelah
praktikum ini peserta diharapkan dapat:
1.
Mengetahui dan menjelaskan
mengenai apa saja bahan yang digunakan sebagai media implementasi jaringan.
2.
Mengetahui dan dapat
memasang konektor jaringan komputer dari berbagai jenis konektor.
B.
Alat dan Bahan
Alat
dan bahan yang dibutuhkan pada praktikum kali ini adalah:
1.
Tang Klem untuk RJ-45
2.
Kabel Tester (Untuk RJ-45
dan BNC)
3.
Toolset
4.
Kabel UTP
5.
Konektor RJ-45
C.
Teori Pendukung
Jaringan komputer pada dasarnya jaringan
kabel yaitu dihubungkannya kabel yang satu dengan lainnya dalam suatu sistem
komputer. Masing-masing jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasinya yang
berbeda, untuk itu dibuatlah pengenalan tipe kabel.
Ada dua jenis kabel yang dikenal secara
umum, yaitu twisted pair (UTP unshielde twisted pair dan STP shielded
twisted pair) dan coaxial cable. Tipe kabel yang lain adalah fiber
optic, tipe kabel ini mempunyai kecepatan transfer data cukup tinggi. Dengan
demikian harga untuk tipe kabel fiber relatif mahal. Dua jenis tipe kabel yang
banyak digunakan adalah Twisted pair dan Koaksial. Kabel Twisted pair sendiri
terdiri atas 2 jenis yaitu UTP dan STP sedangkan kabel koaksial juga terdiri
dari 2 jenis yaitu think koaksil dan thick koaksil. Untuk menghubungkan antara
satu komputer dengan komputer lainnya dapat dihubungkan secara straight kabel
dan secara cross kabel. Jika menghubungkan secara straight kabel maka membutuhkan
interfafe hub/switch sedangkan secara cross kabel tidak memerlukan hub/switch
(Untuk PC ke PC)
Gambar
2. Jenis Kabel Twisted Pair (STP dan UTP)
Gambar
4. Kabel UTP dan konektornya
Setiap PC dihubungkan ke jaringan ethernet dengan
perantaraan Network Interface Card (NIC) yang cocok untuk digunakan
dengan kabel coax, twisted pair, atau fiberoptic.
Gambar 6. Network Interface Card
Agar dapat digunakan, semua NIC harus memiliki device
driver untuk setiap sistem operasi. Device driver ini dapat diperoleh dari
pembuat operating sistem maupun dari pembuat NIC itu sendiri.
D. Langkah
Kerja Praktikum
1.
Untuk memulai praktikum siapkan seluruh
alat dan bahan yang butuhkan.
2.
Potonglah kabel sesuai panjang yang
diperlukan yaitu dengan cara (membuang) mengupas bagian pelindung luar kabel,
kemudian bersihkan dan rapikan kedua ujung kabel.
Gambar 7. Tampak Kupasan Kabel UTP
3. Susunlah
warna urutan kabel sesuai dengan kebutuhan apakah kabel digunakan pada
hub/switch ke PC atau untuk pemasangan dua buah computer saja. Untuk keperluan
pemasangan kabel berikut urutan warna kabel untuk keperluan straigh dan cross.
Tabel
1. Susunan kabel yang benar dalam suatu jaringan menggunakan kabel UTP (Kabel
Straigh)
Putih Orange
|
1
|
Putih
Orange
|
Orange
|
2
|
Orange
|
Putih Hijau
|
3
|
Putih
Hijau
|
Biru
|
4
|
Biru
|
Putih Biru
|
5
|
Putih
Biru
|
Hijau
|
6
|
Hijau
|
Putih Coklat
|
7
|
Putih
Coklat
|
Coklat
|
8
|
Coklat
|
Tabel 2. Susunan
kabel untuk 2 komputer tanpa HUB/Switch (Kabel Crossover)
Putih Orange
|
1
|
Putih Hijau
|
Orange
|
2
|
Hijau
|
Putih Hijau
|
3
|
Putih Orange
|
Biru
|
4
|
Biru
|
Putih Biru
|
5
|
Putih Biru
|
Hijau
|
6
|
Orange
|
Putih Coklat
|
7
|
Putih Coklat
|
Coklat
|
8
|
Coklat
|
4.
Urutkan pemasangan kabel pada konektor
dengan urutan seperti gambar berikut ini.
Susunan Kabel
Straigh-Trough
Susunan Kabel Cross-Over
Gambar 8. Posisi urutan kaki pada
konektor RG-45
5. Setelah
kabel dimasukkan ke konektor, lalu klem (jepitlah) konektor dengan tang klem
hingga terminal-terminal menjepit kabel dengan kuat.
Gambar 10. Tang Klem/ Tang Crimping
6. Pasang
kedua ujung kabel dengan konektor, lalu lakukan pengujian dengan menggunakan
kabel tester.
7. Setelah
berhasil melakukan pemasangan kabel pada konektor dengan pengetesan dengan
kabel tester, rapikan peralatan dan bahan yang telah digunakan.
E. Evaluasi
1.
Jelaskan perbedaan kabel UTP dan
STP ?
Jawab: Sebenarnya antara UTP, STP( Shielded
Twisted Pair) dan SSTP (Screened Shielded Twisted Pair) memiliki kesamaan dari
jenis kabelnya, yaitu sama-sama terdiri atas 4 pasang kabel yang terdiri atas
warna putih orange, orange, putih hijau, hijau, putih biru, biru dan putih
coklat, coklat.
Perbedaan kabel STP dengan kabel UTP :
·
Pada material kabel dan bahan pembungkus kabel
UTP: Material
logam maupun isolator lebih lunak, material pembungkusnya juga lunak.
STP: Material
logamnya lebih keras dan secara ukuran lebih besar sedikit. isolatornya pun
lebih keras, istimewanya adalah material pembungkusnya, pertama terdapat pembungkus
plastik bening tipis, kedua alumunium foil dan ada satu kawat yang fungsinya
untuk ground. paling luar lapisan pembungkus mirip dengan UTP, tetapi lebih
tebal dan lebih kuat, warnanya pun bukan abu-abu tetapi putih.
a) Fisik : Satu-satunya
perbedaan antara STP dan kabel UTP adalah bahan perisai tambahan yang digunakan
di kabel STP. Perisai meliputi panjang penuh kabel dan melindungi dari gangguan
eksternal.
b) Biaya : Karena bahan
tambahan yang digunakan dalam kabel STP, harganya lebih dari kabel UTP.
c) Pertimbangan
: Sementara
menggunakan kabel STP akan menghasilkan bandwidth maksimum meskipun kondisi
eksternal, shielding yang membuat kabel lebih berat dan lebih sulit untuk
membungkuk.
d) Kegunaan : Kabel UTP
biasanya digunakan di rumah dan kantor. Beberapa perusahaan besar juga
menggunakan kabel karena lebih murah. Perusahaan-perusahaan besar yang
membutuhkan bandwidth maksimum biasanya menggunakan kabel STP. Kabel STP
digunakan di luar untuk menangani lebih baik dengan unsur-unsur dan peralatan
yang dapat menurunkan kualitas bandwidth.
2.
Kenapa pada kabel UTP/STP kabel
berjumlah 8, sedangkan yang dipasang / yang digunakan (seperti pada gambar 5)
hanya sebanyak 4 terminal ?
Jawab:
Connector yang
dipakai pada ujung kabel (semua jenis/category) UTP/ STP adalah RJ45 terdiri
dari 4 pasang (pair) kabel yang dipilin (twisted).
1 pasang untuk Tx (mengirim
informasi) yaitu pada pin nomor 1 (TX+) dan 2 (TX-).
1 pasang untuk Rx (menerima
informasi) yaitu pada pin nomor 3 (RX+) dan 6 (RX-).
2 pasang tidak terpakai (Not
Connected), yang dapat digunakan untuk mengirim daya listrik (power over
Ethernet) untuk mencatu perangkat yang ada di ujung kabel UTP/ STP .
Dari 8 buah
kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel straight maupun cross over)
hanya 4 buah saja yang digunakan untuk mengirim dan menerima data, yaitu kabel
pada pin no 1,2,3 dan 6. Sedangkan pin 4,5,7,8 tidak terpakai (Not Connected),
yang dapat digunakan untuk mengirim daya listrik (power over Ethernet)
untuk mencatu perangkat yang ada di ujung kabel UTP/ STP .
F.
Kesimpulan
Dalam
melakukan praktikum instalasi jaringan ini, kita harus melakukannya sesuai
prosedur atau langkah kerja agar tidak terjadi kesalahan. Dalam instalasi kabel
Straight maupun kabel Cross lakukanlah secara berhati-hati dan teliti serta
ikuti langkah kerja, jangan sampai terjadi kesalahan pada penyusunan warna
kabel ataupun dalam pemasangan kabel pada konektornya (RJ-45). Jika terjadi
kesalahan penyusunan warna kabel baik Straight ataupun Cross, maka kabel tidak
akan bisa digunakan sebagai penghubung antara komputer dengan komputer, maupun
komputer dengan perangkat jaringan lainnya, sedangkan jika terjadi kesalahan
pada pemasangan kabel ke konektornya (RJ-45) maka harus dipotong dan diulang
instalasi kabelnya lagi. Karena konektor ( RJ-45) hanya bisa dipakai 1 kali saja,
jika terjadi kesalahan kita tidak bisa memakainya lagi dan harus diganti dengan
yang baru.












