ASYNCHRONOUS TRANSFER MODE (ATM)
PENGERTIAN
Asynchronous
Transfer Mode (ATM) adalah teknologi switching dan multiplexing, dimaksudkan
untuk memindahkan berbagai jenis trafik (data, suara, video, audio) dengan
cepat dan efisien. Circuit switching umumnya mensyaratkan bahwa paket di set ke
posisi dalam frame berulang, misalnya sinkron dalam waktu, langkah, sesuai
dengan aplikasi dan / atau jam jaringan.
Kata
asynchronous pada ATM berarti transfer data dilakukan secara asinkron, yaitu
masing-masing pengirim dan penerima tidak harus memiliki pewaktu (clock) yang tersinkronisasi.
Metode lainnya adalah transfer secara sinkron, yang disebut sebagai STM
(Synchronous Transfer Mode).
KONSEP
DASAR
ATM adalah
suatu mode transfer yang berorientasi pada bentuk paket yang spesifik, dengan
panjang tetap, berdasarkan system Asynchronous Time Division Multiplexing
(ATDM), menggunakan format dengan ukuran tertentu yang disebut sel. Informasi
yang terdapat didalam sel ditransmisikan dalam jaringan setelah Sebelumnya
ditambahkan header diawal sel yang berfungsi sebagai routing dan control sel.
ATM bersifat
service independence semua service (suara, data serta gambar/citra) dapat
ditransmisikan melalui ATM dengan cara penetapan beberapa tipe ATM Adaptation
Layer (AAL). AAL berfungsi mengubah format informasi yang asli kedalam format
ATM sehingga dapat ditransmisikan. ATM dapat diimplementasikan di jaringan yang
ada sekarang dengan tiga cara, diurut dari yang paling mudah ke yang paling
sukar adalah Native ATM APIs, Classical IP dan Address Resolution Protocol dan
LANE Native ATM APIs.
Classical IP dibatasi untuk jaringan yang menggunakan
protocol TCP/IP. Sedangkan LANE dapat menggunakan protokol apa saja. LANE
beroperasi di lapisan kedua dari OSI, yaitu lapisan link data. LANE mengizinkan
aplikasi dan protokol yang ada saat ini beroperasi tanpa perubahan saat
diterapkan ATM. Ini berarti perusahaan tidak perlu membuang/mengganti aplikasi
dan infrastruktur jaringan yang telah ada. Sedangkan kebanyakan jaringan
memiliki beberapa protokol saat mengimplementasikan ATM. Akibatnya banyak
perusahaan di Amerika Serikat yang menggunakan ATM. Pada ATM seluruh informasi
yang akan ditransfer akan dibagi menjadi slot-slot dengan ukuran tetap yang
disebut cell. Ukuran cell pada ATM adalah 53 octet (1 octet = 8 bits) yang
terdiri dari :
48 octet
untuk filed informasi.
5 octet untuk HEADER.
CARA KERJA ATM
Cara kerja ATM adalah dengan memotong-motong dan
menggabungkan kembali berbagai tipe trafik informasi tersebut (voice, video dan
data) dalam format sel berukuran 53 byte melalui saluran fisik yang sama.
Proses tersebut dinamakan statistical multiplexing. Masing sel terdiri dari 48
byte payload (berisi informasi) dan 5 byte header (berisi alamat dan routing).
KARAKTERISTIK
ATM
- Pada basis link to link tidak menggunakan proteksi error dan flow control.
- ATM beroperasi pada connection oriented mode.
- Pengurangan fungsi header .
- Lapisan tertinggi terdapat aplikasi tertentu seperti TCP di lapisan penghantaran dan IP di lapisan rangkaian.
- Panjang filed informasi dalam satu cell relatif kecil.
PROSES
KERJA ATM PROTOKOL LAYER
Blok-blok
data dengan berbagai ukuran yang dihantarkan oleh pengguna dari lapisan
tertinggi akan dihantar kembali ke ATM Adaptation Layer (AAL), dimana
pada proses ini header, trailer, padding octets, dan Cyclic Redundancy
Check(CRC) bit bergantung pada syarat-syarat tertentu pada tiap blok-blok
data. Setiap blok data akan dipecahkan ke dalam beberapa blok data yang lebih
kecil yang kemudiannya akan dikapsulkan kepada 53 sel oktet di lapisan ATM.Data
inilah yang nantinya akan dihantar ke destinasi yang diingini.
Model referensi protokol melibatkan
tiga taraf yang berbeda:
- Taraf pemakai: tersedia untuk transfer informasi pemakai, bersama-sama dengan kontrol-kontrol yang terkait.
- Taraf kontrol: menampilkan fungsi-fungsi kontrol panggilan dan kontrol koneksi.
- Taraf manajemen: menampilkan fungsi-fungsi manajemen yang berkaitan dengan sistem secara keseluruhan.
KEUNTUNGAN
ASYNCHRONUS TRANSFER MODE (ATM)
ATM mampu
menangani semua jenis trafik komunikasi (voice, data, image, video, suara
dengan kecepatan tinggi, multimedia dans ebagainya) dalam satu saluran dan
dengan kecepatan tinggi). ATM dapat digunakan dalam Local Area Network dan Wide
Area Network (WAN).
TEKNOLOGI
ATM DAN ATM LAYER
Pada
jaringan ATM, semua informasi diformat ke dalam sel berukuran tetap yang
terdiri dari 48 byte (8 bits per byte) berupa muatan/payload dan 5 byte berupa
header. Ukuran sel tetap menjamin bahwa kualitas data baik suara atau video
tidak terpengaruh oleh data panjang frame atau paket. Header ini disusun untuk
efisiensi switching dalam kecepatan tinggi.
ATM layer merupakan layer diatas physical layer
yang memiliki karakteristik yang independent terhadap media fisik yang
digunakan.
Tumpukan Lapisan protokol ATM
terdiri dari 3 lapisan:
- Adaptasi layer (AAL), Berinteraksi dengan lapisan yang lebih tinggi untuk mendapatkan informasi pengguna yang dapat dimasukkan/diekstrak kedari byte payload 48.
- Lapisan ATM, Menambahkan/menghapus header 5 byte ke payload dan multiplexes semua sel dari berbagai koneksi ke sungai sel tunggal untuk lapisan fisik. Ini juga menerjemahkan arah untuk sel untuk memungkinkan mereka beralih melalui hubungan virtual.
- Lapisan fisi, Mengubah sek ke format listrik atau optik yang sesuai,sambil mengontrol pengiriman dan penerimaan bit pada medium fisik.Hal ini juga melacak batas-batas sel ATM dan paket ke jenis frameyang sesuai dengan media fisik.Lapisan fisik lebih jauh dibagi lagi menjadi Transmisi Konvergensi dan Fisiksub-lapisan menengah.
http://kalisfitri.blogspot.com/2013/12/asynchronous-transfer-mode-atm.html diakses pada tanggal 02/11/2014
http://ariadiarman24.blogspot.com/2013/12/asynchronous-transfer-mode-atm-dan.html diakses pada tanggal 06/11/2014
http://ariadiarman24.blogspot.com/2013/12/asynchronous-transfer-mode-atm-dan.html diakses pada tanggal 06/11/2014
http://cmmdo.blogspot.com/2009/08/mengenal-lebih-dekat-asynchronuous.html diakses pada tanggal 06/11/2014
https://www.academia.edu/6898848/SISTEM_BUS_1 diakses pada tanggal 06/11/2014

0 komentar:
Posting Komentar