Home » » LAPORAN 4 - ‘Supernett’

LAPORAN 4 - ‘Supernett’




 
LAPORAN 4
“PRAKTIKUM INSTALASI DAN JARINGAN KOMPUTER”
‘Supernett’



Oleh:
Rendy Harisca
1202186/2012
Grup 2F3
Pendidikan Teknik Informatika & Komputer








Teknik Elektronika
Fakultas Teknik
Universitas Negeri Padang
                                                                         2014


A. TUJUAN
1. Mahasiswa dapat memahami fungsi Supernet pada jaringan komputer.
2. Mahasiswa dapat melakukan konfigurasi netmask untuk membentuk Supernet.

B. ALAT DAN BAHAN
1. Personal Computer
2. LAN Card / NIC
3. Switch / Hub
4. Kabel ethernet Straight / Trought dan Cross Over

C. TEORI SINGKAT
Untuk beberapa alasan yang menyangkut pengembangan jaringan lokal yang memiliki keterbatasan jumlah IP Address, terutama pada kelas C, network administrator biasanya melakukan supernetting. Esensi dari supernetting adalah memindahkan garis pemisah antara bagian network dan bagian host dari suatu IP Address. Beberapa bit dari bagian network dialokasikan menjadi bit tambahan pada bagian bit host. Address beberapa network menurut struktur baku digabung menjadi sebuah supernetwork. Cara ini menciptakan supernetwork yang merupakan gabungan dari beberapa network, sehingga menyebabkan jumlah maksimum host yang lebih banyak dalam network tersebut.
Suatu supernet didefinisikan dengan mengimplementasikan masking bit (subnet mask)
kepada IP Address. Struktur subnet mask sama dengan struktur IP Address, yakni terdiri dari
32 bit yang dibagi atas 4 segmen. Bit-bit dari IP Address yang “ditutupi” (masking) oleh bit-bit subnet mask yang aktif dan bersesuaian akan diinterpretasikan sebagai network bit. Bit 1 pada subnet mask berarti mengaktifkan masking ( on ), sedangkan bit 0 tidak aktif ( off ).
Dengan aturan standar, nomor network IP Address ini adalah 192.168.5 dan nomor host adalah 16. Network tersebut dapat menampung maksimum lebih dari 254 host yang terhubung langsung. Misalkan pada address ini akan akan diimplementasikan subnet mask sebanyak 22 bit 255.255.252.0.( Biner = 11111111.11111111.11111100.00000000 ). Perhatikan bahwa pada 22 bit pertama dari subnet mask tersebut bernilai 1, sedangkan 10 bit berikutnya 0.
Dengan demikian, 22 bit pertama dari suatu IP Address yang dikenakan subnet mask tersebut akan dianggap sebagai Network bit, sedangkan 10 bit berikutnya dianggap sebagai Host bit. Bit yang seharusnya merupakan Network Bit pada subnet mask standar (bit yang dicetak tebal pada gambar) kemudian dijadikan Host Bit, menyebabkan terjadinya penggabungan beberapa network menjadi supernet. Banyaknya network yang dapat digabung menjadi supernet dapat dihitung dengan rumus :
2n = 2 2 dimana n adalah bit yang diubah dari 1 menjadi 0= 4
Sehingga rentang alamat supernet yang terbentuk adalah :
192.168.4.0 s.d 192.168.7.255

D.LANGKAH KERJA
1. Hidupkan ke 3 PC yang ada pada masing-masing meja
2. Hubungkan masing-masing PC ke switch/Hub menggunakan kabel ethernet, sehingga membentuk sebuah segmen jaringan
3. Melakukan pengaturan IP Adress dan Subnet mask pada masing-masing PC
4. Pengaturan dapat dilakukan dengan cara mengklik Control Panel -> Network Connections akan muncul gambar seperti di bawah ini.

5. Klik kanan gambar di atas, kemudian pilih disable. Kemudian klik kanan lagi gambar di     atas dan pilih properties, maka akan muncul gambar seperti di bawah ini. Klik ganda Internet Protocol seperti pada gambar.
PC –Pc yang akan dihubungkan adalah :
- 192.168.4.0                                       - 192.168.8.0
- 192.168.4.100                                   - 192.168.8.100
- 192.168.4.255                                   - 192.168.8.255
- 192.168.5.0                                       - 192.168.9.0
- 192.168.5.100                                   - 192.168.9.100
- 192.168.5.255                                   - 192.168.9.255
- 192.168.6.0                                       - 192.168.10.0
- 192.168.6.100                                   - 192.168.10.100
- 192.168.6.255                                   - 192.168.10.255
- 192.168.7.0                                       - 192.168.11.0
- 192.168.7.100                                   - 192.168.11.100
- 192.168.7.255                                   - 192.168.11.255


E.KESIMPULAN dan ANALISA
1. Pada Percobaan pertama Network Address nya :
     192.168.8.0 /24 dan  255.255.255.0
INVALID karena IP Address & Subnet Mask semua bit di Host Address di set menjadi 0.dan IP Address didni merupakan sebuah alamat Network
2. Pada Percobaan kedua Network addressnya :
               192.168.8.0 / 23 dan 255.255.254.0
INVALID karena IP Address & Subnet Mask semua bit di Host Address di set menjadi 0.dan IP Address didni merupakan sebuah alamat Network.
3. Pada Percobaan ketiga Network addressnya :
               192.168.8.0 / 22 dan 255.255.252.0
INVALID karena IP Address & Subnet Mask semua bit di Host Address di set menjadi 0.dan IP Address didni merupakan sebuah alamat Network.
4. Pada Percobaan keemat Network addressnya :
               192.168.8.0 / 21 dan 255.255.248.0
INVALID karena IP Address & Subnet Mask semua bit di Host Address di set menjadi 0.dan IP Address didni merupakan sebuah alamat Network.
5. Pada Percobaan keempat Network addressnya :
               192.168.8.0 / 20 dan 255.255.240.0
NO
Test ping
Respon
Keterangan
Dari
Ke
1
192.168.8.0
192.168.4.0
Reply From
Terhubung
2
192.168.8.0
192.168.4.100
   Reply From
Terhubung
3
192.168.8.0
192.168.4.255
RTO
Terhubung
4
192.168.8.0
192.168.5.0
Reply From
Terhubung
5
192.168.8.0
192.168.5.200
Reply From
Terhubung
6
192.168.8.0
192.168.5.255
Reply From
Terhubung
7
192.168.8.0
192.168.6.0
Reply From
Terhubung
8
192.168.8.0
192.168.6.100
RTO
-
9
192.168.8.0
192.168.6.200
Reply From
Terhubung
10
192.168.8.0
192.168.7.0
Reply From
Terhubung
11
192.168.8.0
192.168.7.100
Reply From
Terhubung
12
192.168.8.0
192.168.7.255
Reply From
Terhubung
13
192.168.8.0
192.168.8.0
Reply From
Terhubung
14
192.168.8.0
192.168.8.100
Reply From
Terhubung
15
192.168.8.0
192.168.8.255
Reply From
Terhubung
16
192.168.8.0
192.168.9.0
Reply From
Terhubung
17
192.168.8.0
192.168.9.200
Reply From
Terhubung
18
192.168.8.0
192.168.9.255
Uncreacheable
-
19
192.168.8.0
192.168.10.0
Reply From
Terhubung
20
192.168.8.0
192.168.10.100
Reply From
Terhubung
21
192.168.8.0
192.168.10.255
Uncreacheable
-
22
192.168.8.0
192.168.11.0
Reply From
Terhubung
23
192.168.8.0
192.168.11.200
Reply From
Terhubung
24
192.168.8.0
192.168.11.255
Reply From
Terhubung

Alasan :
IP Addrees dan Netmask 192.168.8.0 / 20 dan 255.255.240.0 dapat terhubung karena dalam 1 Net sehingga membuat semua Network nya dapat terkoneksi , dan bagian yang RTO dan Uncreacheable tidak terkoneksi karena tidak dalam 1 net
Kesimpulan :
Setiap network yang saling berhubungan maka semua network yang akan dicoba ping akan terkoneksi .

F. EVALUASI
1. Apa yang dimaksud dengan supernet ?
Supernet adalah sebuah konsep diciptakan dalam menanggapi kekurangan dari system “classfull” untuk menangani Internet protocol (IP) addresses didistribusikan ke dalam polls of pre-defined size yang dikenal sebagai blok.
2. Bagaimana cara mengimplementasikan teknik supernet untuk menggabung beberapa network ? Misalkan network yang digabung adalah kelas C
3. Diketahui sebuah alamat IP : 200.100.200.100/21
Tentukan :
            a. Subnetmask
            b. Network Address
            c. Broadcast Address
            d. Apabila alamat tersebut merupakan sebuah alamat host pada sebuah supernet, buat rincian supernet
Jawab :
IP Address      :  200.100.200.100/21
Netmask         : 255.255.248.0
IP Address     : 200                  . 100.               .200.                  100
                           11001000         01110100        11001000         01110100
Netmask         : 11111111          11111111        11111000         00000000   AND
Network         : 11001000          01110100       11001000          00000000  
                           200                   .100.                200.                  0
Broadcast      : 11001000           01110100       11001111          11111111
                           200                       100               207                   255
Range address : 200 .100. 200.0 – 200.100.207.255
Host Address : 200 .100. 200.1 – 200.100.207.254


Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011. Rendy Harisca - All Rights Reserved
Link Supported Panduan dan Cara Membuat Blog Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger